Mulai hari ini, 24 Januari 2012, sampai dengan 31 Januari 2012 Konferensi Parlemen Negara-Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) atau Parliamentary Union of OIC Member States (PUIC) ke-7 diselenggarakan di Palembang. Sebanyak 37 delegasi negara-negara anggota OKI telah hadir untuk mengikuti acara tersebut. Konferensi bertempat di Ballroom Aryaduta Convetion Center Palembang, Jalan POM IX Palembang Square, Palembang.

Konferensi PUIC di Indonesia terasa istimewa karena adanya semangat diversifikasi kota penyelenggaraan acara internasional. Kota Palembang, setelah menyelenggarakan Sea Games 2011, memiliki kesempatan untuk menjadi tuan rumah dari sebuah konferensi internasional. Namun saya melihatnya juga sebagai keberhasilan lobi Ketua DPR RI Marzuki Alie yang akan menjadi Presiden PUIC 2012-2013 untuk mengarahkan lokasi konferensi ke kota kelahirannya itu.

Walaupun Marzuki mengatakan bahwa salah satu alasan dipilihnya Palembang menjadi tuan rumah karena nilai historis sejarah Islam. Yaitu adanya surat menyurat antara raja-raja Sriwijaya dengan salah seorang khalifah pada zaman Bani Umayyah di Damaskus pada awal Islam masuk ke Indonesia. Whatever he said.

Dalam Konferensi PUIC akan diadakan juga Konferensi Parlemen Wanita atau the Women Parliamentarians yang pertama kali. Merupakan sebuah kemajuan mengingat bagi banyak negara-negara anggota OKI (khususnya negara-negara Arab), partisipasi wanita dalam politik atau parlemen masih sangat sedikit atau bahkan hampir tidak ada. Dengan mengadakan Konferensi Parlemen Wanita tentunya akan mendorong negara-negara anggota OKI untuk membuka kesempatan lebih luas bagi wanita agar dapat berpartisipasi dalam politik atau parlemen.

Berikut adalah jadwal sesi-sesi pada Konferensi PUIC ke-7, 24-31 Januari 2012 di Palembang-Indonesia:

 

 

Adapun sejumlah agenda yang akan dibahas antara lain:

 

 

Saya mengucapkan semoga sukses atas penyelenggaraan Konferensi PUIC ke 7 di Palembang.

Unduh Jadwal Sesi Konferensi PUIC ke-7
Unduh Agenda Konferensi PUIC ke-7