Adalah salah besar jika ada yang menganggap sepele ketika dipercaya menjadi seorang Pengawas Ujian. Karena mengawasi ujian merupakan sebuah pekerjaan yang sangat serius, butuh komitmen dan tanggung jawab yang tinggi agar dapat menjalankannya dengan baik.

Coba perhatikan, pertama seorang Pengawas Ujian harus datang lebih awal dari Peserta Ujian. Paling telat satu jam sebelum waktu ujian dimulai. Karena Ia harus lebih dulu menyiapkan dan memastikan bahwa naskah soal dan lembar jawaban ujian tersedia dan lengkap.

Bayangkanlah bagaimana jadinya jika Ia malah datang terlambat? Sudah pasti akan jadi sebuah masalah yang serius. Karena akan mengacaukan pengaturan waktu ujian yang sudah disepakati sebelumnya.

Oleh sebab itu, tadi pagi saya pun berangkat ke kampus lebih awal dari biasanya. Sekitar jam enam lebih sedikit. Tidak apa. Hanya untuk setahun sekali saja.

Jam 6:05 WIB, berangkat kerja lebih awal dari biasanya

Kemudian kedua, yaitu pada saat ujian berlangsung, seorang Pengawas Ujian harus mampu mengatur dan mengendalikan jalannya proses ujian. Selalu dalam kondisi yang awas, tidak malah mengobrol atau bahkan tertidur saat mengawas. Memang suatu cobaan yang berat, karena kondisi tersebut harus dilakukan selama kurun waktu dua jam setengah.

"Sssstt!!!.... Harap tenang karena ada yang sedang ujian

Pasti akan timbul rasa jenuh sehingga muncul godaan ingin mengobrol dengan sesama rekan Pengawas Ujian lain hanya untuk mengusir sedikit kejenuhan. Atau mulai terserang rasa kantuk, menguap terus, akibat dari tubuh yang tidak banyak melakukan aktivitas fisik, hanya diam dalam posisi duduk atau berdiri.

Terakhir, seorang Pengawas Ujian harus amanah dalam menjaga semua lembar jawaban ujian yang telah dikumpulkan dari Peserta. Jangan sampai ada yang tertinggal apalagi rusak. Karena ini menyangkut masa depan seseorang anak.

Semoga lulus ujian dan jadi mahasiswa di kampus ini

Itulah alasannya mengapa saya berpendapat bahwa tugas seorang Pengawas Ujian bukan sebuah pekerjaan yang sepele. Semoga Anda juga setuju.