Mulai sejak beberapa tahun lalu saya sudah memanfaatkan internet sebagai media interaksi dengan para mahasiswa dalam kegiatan pengajaran sejumlah matakuliah yang pernah saya ampu. Terdapat beberapa aplikasi yang telah kerap saya gunakan, yaitu mulai dari groups, online file sharing dari Box.net dan Scribd.com, email hingga blog.

Meski begitu saya masih merasa bahwa pemanfaatan berbagai aplikasi tersebut belum cukup efektif dalam membantu kegiatan perkuliahan. Salah satu alasannya adalah karena terlalu banyak aplikasi yang harus diakses oleh para mahasiswa sehingga seringkali merepotkan mereka. Bahkan terkadang merepotkan juga bagi saya😦.

Bagaimana tidak, untuk kegiatan diskusi, pengumuman dan pengumpulan tugas kuliah, saya biasanya memakai aplikasi groups atau melalui email. Sedangkan untuk pendistribusian materi, saya selalu memanfaatkan Box.net atau Scribd.com. Tidak hanya itu, saya juga menggunakan blog ini sebagai rujukan pertama bagi mahasiswa.

Jadi, setidaknya saya mempunyai lima buah akun dari lima buah aplikasi berbeda yang saya gunakan agar dapat menjalankan sistem pembelajaran elektronik atau e-pembelajaran (Inggris: electronic learning disingkat e-learning) bagi para mahasiswa. Phew! Memang tidak efisien.

Karena saya tidak ingin terus berada pada kondisi seperti itu, maka sejak beberapa hari yang lalu ―mumpung masa perkuliahan semester genap belum berlangsung ―saya berusaha mempelajari sistem pembelajaran elektronik ini secara lebih lengkap. Terutama mengenai berbagai aplikasinya yang berbasis web.

Sebab pengetahuan saya akan hal tersebut begitu minim. Saya hanya mengenal aplikasi yang bernama Moodle saja. Sehingga saya selalu mengira, bahwa kalau ingin membangun sendiri sebuah sistem pembelajaran elektronik yang berbasis web, maka harus melakukan web hosting terlebih dulu agar Moodle bisa di-install-kan pada web server.

Namun nyatanya tidak selalu demikian. Ada alternatif lain yang dapat saya pilih, yaitu mendaftarkan diri pada situs penyedia layanan virtual learning environment (VLE). Terdapat sejumlah situs yang menawarkan jasa untuk hal itu, secara gratis maupun berbayar. Tentu saja saya memilih yang gratis🙂.

A virtual learning environment (VLE)   is a system designed to support teaching and learning in an educational setting.
Virtual Learning Environment, Wikipedia.

Dari sekian banyak situs VLE yang saya survei, akhirnya saya memilih sepuluh dari mereka yang ―saya anggap ―terbaik, dan tentu saja yang gratis🙂. Berikut adalah mereka.

1. Collaborize Classroom

 

2. SymbalooEDU

 

3. Edu 2.0

 

4. NIXTY

 

5. Canvas

 

6. Schoology

 

7. Udutu

 

8. Haiku LMS

 

9. Wiz IQ

 

10. Edmodo

 

Setelah ini, sepertinya saya akan memilih dan memakai salah satu dari kesepuluh situs tersebut untuk kegiatan perkuliahan semester berikutnya. Tentu saja situs yang paling dapat mengakomodir kebutuhan saya.