Ada sebuah momen yang pasti tak akan terlupa sepanjang waktu saat berlangsungnya pertandingan antara Inggris dengan Jerman semalam. Momen ketika wasit tidak mengakui gol dari Frank Lampard. Padahal semua rekaman gambar dari berbagai stasiun televisi jelas menunjukan bahwa gol telah tercipta.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi di ajang sekelas Piala Dunia? Cuma satu jawabannya. Karena wasit adalah manusia. Human error !

Kesalahan demikian sebenarnya tidak perlu terjadi jika FIFA mengaplikasikan Goal-Line Technology (GLT). Yaitu sebuah sistem deteksi gol dengan menggunakan sensor. Teknologi ini sebenarnya sudah tercipta sejak tahun 2005 tapi entah mengapa FIFA masih belum merestuinya.

Adalah Adidas dan CAIROS yang memperkenalkan pertama kali teknologi ini. CAIROS memasang sebuah chip sensor ke dalam bola buatan Adidas. CAIROS juga sudah mempunyai teknologi sistem deteksi yang terpasang pada gawang di lapangan.

Berikut adalah cara kerja GLT yang ditawarkan CAIROS dan Adidas pada FIFA.

1. Membangun medan magnetik di sekitar gawang

 

 

2. Memasang sensor pada bola dan antena penerima sinyal pada gawang

 

 

3. Menghubungkan antena penerima sinyal ke sebuah komputer

 

 

4. Komputer mengirim pesan gol ke wasit

 

 

Semoga teknologi ini dapat segera diterapkan.

 

 

Bookmark and Share