Menurut SocialCommerceToday.com sudah ada 22 buah definisi yang menjelaskan tentang social commerce sampai saat ini. Mulai dari David Beach, Product Manager Yahoo! Shopping, yang menjelaskan social commerce dalam artikel berjudul Social Commerce via the Shoposphere & Pick Lists pada 14 November 2005 sampai dengan Jochen Krisch, pemilik ExcitingCommerce.com, yang mendefinisikan ini dalam kotak komentar pada artikel berjudul Amazon Didn’t Miss the Boat on Social Commerce, It Built It pada 7 Juni 2010.

Dari semua definisi tersebut, saya memilih untuk menggunakan definisi dari Paul Marsden yang menjelaskan social commerce sebagai berikut:

Social Commerce: A subset of electronic commerce that involves using social media, online media that supports social interaction and user contributions, to assist in the online buying and selling of products and services.

Kemudian saya mencoba untuk menerjemahkannya ke Bahasa Indonesia menjadi:

Social Commerce: salah satu model dari electronic commerce yang menggunakan social media-yaitu media online yang dipakai dalam melakukan interaksi sosial dan saling kontribusi antar pengguna-untuk menjalankan proses jual beli secara online terhadap produk dan jasa.

 

 

Bookmark and Share

About these ads